Visi dan Misi
04 Oktober 2026
Visi, misi, indikator visi, dan tujuan pendidikan SMP Negeri 34 Samarinda.
Visi
MENJADI LEMBAGA PENDIDIKAN YANG MENGHASILKAN GENERASI YANG BERILMU, BERIMAN DAN BERTAQWA SERTA BERWAWASAN GLOBAL.
Indikator Visi
- Unggul Dalam Iman dan Taqwa
- Unggul Dalam Pencapaian Nilai
- Unggul Dalam Sarana Dan Prasarana
- Unggul Dalam Manajemen Sekolah
- Unggul Dalam Prestasi Akademik
- Unggul Dalam Penguasaan Informatika
- Unggul Dalam Memiliki Lingkungan Sekolah Yang Nyaman dan Kondusif Untuk Belajar
Misi
- Melaksanakan Pembelajaran Mendalam yang Efektif dan Efisien;
- Menyediakan Fasilitas yang menunjang Pembelajaran Secara Optimal;
- Membiasakan Pelaksanaan Ajaran Agama dan Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Mulia;
- Melatih dan Membimbing Kecakapan Hidup;
- Membekali Murid yang Siap Bersaing di Era Global;
- Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaboratif dan Komunikatif dalam Era Global;
- Menjalin Hubungan Kerjasama dengan Pihak Lain;
- Menerapkan Manajemen Pelayanan Mutu.
Tujuan
Tujuan pendidikan pada SMP Negeri 34 Samarinda adalah langkah untuk mewujudkan visi sekolah dalam jangka waktu tertentu. Tujuan pendidikan yang diharapkan yaitu:
1. Terwujudnya lulusan yang unggul dalam bidang akademik dan non akademik serta berkarakter Pancasila.
- Tercapainya hasil belajar Murid mencapai ketuntasan untuk seluruh mata pelajaran;
- Tercapaian kelulusan Murid 100% dan untuk semua mata pelajaran ujian sekolah rata-rata minimal 75;
- Tercapainya Murid mengikuti lomba minimal tingkat kecamatan hingga sampai tingkat Nasional;
- Tercapainya Murid yang memiliki karakter keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari;
- Tercapainya Murid yang memiliki karakter cinta tanah dan kebinekaan serta berbudaya baik lokal maupun global dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari;
- Tercapainya Murid yang memiliki karakter mandiri, bernalar kritis, dan kreatif serta gotong royong dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
2. Terwujudnya pendidikan yang mengedepankan pembentukan komunitas belajar sepanjang hayat yaitu guru, Murid dan orang tua saling belajar sepanjang hidupnya.
- Terlaksananya kegiatan membuka ruang kelas (open class) untuk guru lain bisa saling melihat dan belajar proses pembelajaran di kelas;
- Tercapainya kegiatan MGMP sekolah untuk forum diskusi dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan penilaian untuk semua mata pelajaran;
- Terdapat 70% guru yang mengikuti pendidikan dan atau pelatihan yang relevan dengan mata pelajaran yang diampu untuk dapat meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan, dan wawasan guru agar lebih profesional;
- Seluruh Murid mengikuti kegiatan ekstrakurikuler minimal dengan nilai baik pilihan berdasarkan minat dan potensi Murid dalam segala bidang, misalnya studi club seperti: club robotik, klub penelitian remaja, club kreativitas siswa, club ajang prestasi siswa, dll;
- Terlaksananya sosialisasi kepada komunitas orang tua terkait dengan pola/strategi pendampingan belajar baik online maupun offline untuk putra dan putrinya;
3. Terwujudnya pendidikan yang mengedepankan pembentukan karakter lewat kegiatan Ko Kurikuler;
- Terlaksananya projek ko kurikuler untuk seluruh Murid 3 kali dalam setahun;
- Terlaksananya pengintegrasian nilai karakter di ko kurikuler dalam perancanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian untuk semua mata pelajaran;
- Terlaksananya pengintegrasian nilai ko kurikuler dalam kegiatan pembiasaan rutin sekolah dan budaya sekolah.
4. Terwujudnya pendidikan yang menjamin hak belajar bagi setiap Murid
- Tersedia fasilitas pembelajaran bagi Murid berkebutuhan khusus;
- Tersedia fasilitas pembelajaran dengan mengedepankan persamaan hak;
- Terlaksana kegiatan saling bantu dan dibantu antar Murid;
5. Terwujudnya pendidikan menggunakan pendekatan atau model yang beragam:
- Terlaksananya kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model yang beragam untuk semua mata pelajaran;
- Terlaksananya pembiasaan bagi Murid untuk melaksanakan tugas dalam bentuk proyek untuk semua mata pelajaran.
6. Terwujudnya pendidikan mengembangkan keterampilan abad 2:
- Terlaksananya kegiatan belajar mengajar mengembangkan sikap kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif untuk semua mata pelajaran;
- Terlaksananya kegiatan belajar mengajar dengan mengintegrasikan literasi dan numerasi untuk seluruh mata pelajaran.
7. Terlaksananya kegiatan belajar mengajar dengan menumbuhkan pendidikan karakter untuk seluruh mata pelajaran:
- Memfasilitasi pembelajaran bagi Murid berkebutuhan khusus;
- Memfasilitasi pembelajaran dengan mengedepankan persamaan hak;
- Melaksanakan kegiatan saling bantu dan dibantu antar Murid.